Senin, 21 Januari 2013

BATU KECUBUNG KALIMANTAN




Batu ini berbentuk bulat dan pada bagian atasnya berbentu kubah. Memiliki ukuran panjang 20 mm dan lebarnya 10, mm, tinggi 5 mm. berwarna ungu tua tembus cahaya. sinar dari dalam batu. Namun pada permukaannya berminyak inilah yang membedakan dari jenis batu kecubung lainnya. memiliki kadar kekerasan sekitar tujuh sklam mohs dan mengandung unsur kimia besi, titanium dan alumunium. 
Di Indonesia batu ini di sebut Batu Kecubung Pengasihan atau ametis, nama ametis berasal dari bahasa yunani “ amethistos “ yang artinya penjaga mabok arak. Batu ini pada zaman dahulu pada zaman Italia Kuno bangsa Romawi dari golongan bangsawan dan kaya raya membuat cawan-cawan anggur yang terbuat dari batu ini untuk mencegah keracunan. Kecubung ungu tua ini di sebut juga dengan Kecubung Dawet ( buah dawet berwarna ungu tua )  dan banyak di sukai dan di pakai oleh para Alim Ulama Asing, kaum yang beribadah, karena warna batu ini melambangkan langit bersifat kasih sayang, dan maha kuasa sebab letaknya d atas bumi, batu ini sering disebut ( The Bishop Stone ) 
Sebagai Sarana : 
Di gunakan untuk meningkatkan kekuatan batin serta kewaspadaan intuitif seseorang, menambah tekad dalam menolak kesengsaraan duniawi dan memberi ketentraman dalam menghadapi maut, Mendatangkan rasa kasih sayang, memudahkan datangnya jodoh, memberi semangat dalam mengatasi segala macam kesulitan, pengendali amarah, meredahkan sakit kepala, menolak kesengsaraan didunia, memberi keberuntungan, mencegah penyakit jantung, dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar